|

VISIBILITAS
Awal Bulan Muharram 1431 Hijriyah
Diposting oleh
:
admin
Pada 14 Desember 2009

Rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan
Muharram 1431 Hijriyah akan dilaksanakan pada Rabu
sore (16/12/09) bertepatan
dengan 29 Zulhijjah 1430 H.
Data rukyat
untuk Yogyakarta: Matahari terbenam
pada pukul 17:51 WIB pada azimuth 246°19'
-
Tinggi Bulan saat Matahari terbenam -2°02'
di bawah ufuk Hakiki pada azimuth 264°21'
atau di sebelah kiri-atas posisi Matahari. Bulan terbenam
pada 17:46 WIB mendahului Matahari.
Hal ini dapat disimpulkan
bahwa rukyat mustahil dapat menyaksikan hilal karena hilal sudah di bawah
ufuk saat Matahari terbenam. Sementara pada hari berikutnya posisi hilal
sudah mencapai ketinggian 8°
57' saat Matahari terbenam.
RHI
Yogyakarta merencanakan akan melakukan rukyatul hilal
pada Kamis (17/12/09) yaitu hari ke-2 setelah ijtimak dimana posisi hilal
sudah memungkinkan untuk dirukyat. Lokasi pengamatan direncanakan dari POB
Bela-belu Prangkusumo, BAntul Yogyakarta.
selengkapnya...
ARTIKEL
Gerhana
Bulan Sebagian di Malam Tahun Baru
Oleh :
Mutoha Arkanuddin
Diposting oleh
:
admin
Pada 12 Desember 2009
Menyemarakkan
Malam Tahun Baru 2010 nanti berdasarkan
perhitungan astronomis akan terjadi lagi peristiwa musiman yaitu Gerhana
Bulan. Seperti sudah diketahui gerhana Bulan terjadi akibat posisi
Matahari-Bumi-Bulan segaris, saat itu bayangan Bumi yang seharusnya sampai
di permukaan Bulan akan terhalang sebagian atau seluruhnya sehingga
permukaan Bulan terlihat gelap. Saat Bulan tertutup seluruhnya disebut
Gerhana Bulan Total (GBT) dan saat Bulan hanya tertutup sebagian disebut
Gerhana Bulan Sebagian (GBS).
Gerhana kali ini juga mengawali purnama pertama di tahun 1431 H. ini berupa
Gerhana Bulan Sebagian (GBS) atau dalam istilah asingnya disebut Partial
Lunar Eclipse. Kabar baiknya peristiwa ini adalah ia dapat diamati dari
seluruh kawasan Indonesia sambili merayakan datangnya pergantian tahun baru
2009/2010.
selengkapnya...
BERITA
Hasil Rukyat
Tim RHI - Zulhijjah
1430 H
Diposting oleh :
admin
Pada 20 November 2009
Prestasi rukyat yang dilakukan oleh Tim RHI
dari Gresik pada rukyat hilal kali ini tentunya cukup membanggakan walaupun
menuai sedikit menuai kontroversi secara saintifik. Namun demikian dengan
hasil rukyat dari Gresik inilah akhirnya pemerintah menentukan awal
Zulhijjah jatuh pada hari Rabu, 18 November 2009 sehari berikutnya
dalam Sidang Itsbat yang digelar di Departemen Agama RI dan dipimpin
langsung oleh Menteri Agama RI.yang baru Suryadharma Ali.
Sementara itu rukyatul hilal yang dilakukan
oleh Tim RHI dari berbagai lokasi menyatakan gagal melihat hilal. Di
Yogyakarta pelaksanaan rukyatul hilal berlangsung dari POB Bela-belu
Parangkusumo dipimpin oleh koordinatornya. Di Surakarta koodinator wilayah
menyatakan cuaca mendung. Dari Kebumen juga dilaporkan cuaca sangat tidak
mendukung.
selengkapnya...
VISIBILITAS
Awal Bulan Zulhijjah 1430 Hijriyah
Diposting oleh
:
admin
Pada 11
November 2009

Rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan
Zulhijjah 1430 Hijriyah akan
dilaksanakan pada Selasa sore (17/11)
bertepatan dengan 29 Zulqaidah 1430 H. Data rukyat
untuk Yogyakarta:
Matahari terbenam pada pukul 17:38 WIB pada azimuth 250°37' -
Tinggi Bulan saat Matahari terbenam 5°25'
di atas ufuk Hakiki pada azimuth 246°01' atau di
sebelah kiri-atas posisi Matahari. Bulan terbenam
pada 18:07 WIB pada azimuth 245°14'.
Walaupun rukyat menggunakan mata telanjang adalah
mustahil pada kondisi seperti ini, namun dalam kondisi
cuaca yang cerah dan didukung oleh peralatan bantu penglihatan (teleskop/binokuler)
maka masih ada peluang hilal dapat dirukyat.
RHI Yogyakarta
merencanakan akan melakukan rukyatul hilal bersama Tim BHR DIY pada
Selasa, 17 November
2009 di beberapa lokasi rukyat di DIY. Antara lain POB Bela-belu
Parangkusumo Yogyakarta, POB Bukit Brambang Pathuk Gunungkidul dan POB
Pantai Trisik Kulonprogo. Kesemua lokasi akan dilengkapi peralatan rukyat
yang cukup standard. Bahkan di lokasi rukyat utama di POB Bela-belu akan
dipasang teleskop yang canggih yang dapat mencari dan mengikuti
gerakan Bulan secara otomatis yaitu Teleskop VIXEN dengan hand controlnya
yang dinamakan Starbook.
selengkapnya...
VISIBILITAS
Awal Bulan Syawwal 1430 Hijriyah
Diposting oleh
:
admin
Pada 14 September 2009
Apakah
lebaran kali ini akan kita rayakan bersama-sama? Berdasarkan pengalaman yang
sudah-sudah, maka kondisi hilal pada akhir bulan Ramadhan kali ini memberi
peluang kita akan lebaran bersama-sama. Apakah demikian? Berikut prediksi
awal Syawal 1430 Hijriyah.
Rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan
Syawwal 1430 Hijriyah akan
dilaksanakan pada Sabtu sore (19/9)
bertepatan dengan 29 Ramadhan 1430 H. Data rukyat
untuk Yogyakarta:
Matahari terbenam pada pukul 17:35 WIB pada azimuth 271°14' -
Tinggi Bulan saat Matahari terbenam 5°25'
di atas ufuk Hakiki pada azimuth 264°21' atau di
sebelah kiri-atas posisi Matahari. Bulan terbenam
pada 18:02 WIB pada azimuth 263°23'.
Walaupun rukyat menggunakan mata telanjang adalah
mustahil pada kondisi seperti ini, namun dalam kondisi
cuaca yang cerah dan didukung oleh peralatan bantu penglihatan (teleskop/binokuler)
maka masih ada peluang hilal dapat dirukyat.
RHI Yogyakarta
merencanakan akan melakukan rukyatul hilal bersama Tim BHR DIY pada Sabtu,
19 September 2009 di beberapa lokasi rukyat di DIY. Antara lain POB Bela-belu
Parangkusumo Yogyakarta, POB Bukit Brambang Pathuk Gunungkidul dan POB
Pantai Trisik Kulonprogo. Kesemua lokasi akan dilengkapi peralatan rukyat standard. Bahkan di lokasi rukyat utama di POB Bela-belu akan
dipasang teleskop pintar yang dapat mencari dan mengikuti
gerakan Bulan secara otomatis yaitu Teleskop VIXEN dengan hand controlnya
yang dinamakan Starbook.
selengkapnya...
TOOLS
Global Moon Position Syawwal 1430 H
Oleh :
Mutoha Arkanuddin
Diposting oleh
:
admin
Pada 12 September 2009

Bagi anda yang ingin mengetahui posisi Hilal awal Syawwal 1430 H di seluruh
belahan Bumi dapat mempergunakan Tool ini. Penggunaannya sangat mudah karena
hanya tinggal Klik di lokasi kota mana anda mau melihat posisi Hilal. Posisi
Hilal dibuat pada saat hari Konjungsi.
selengkapnya...
ARTIKEL
20 Tahun Keputusan Sidang
Isbat Penentuan
Awal Bulan Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah di Indonesia
Oleh :
Mutoha Arkanuddin
Diposting oleh :
admin
Pada 28 Agustus 2009
Setelah
melakukan inventarisasi dan melacak sumber-sumber berita di sana-sini
akhirnya data hasil Keputusan Sidang Itsbat yang diselenggarakan oleh
Pemerintah cq. Dept. Agama RI dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama untuk
penentuan awal bulan Ramadahan, Syawwal dan Zulhijjah selama 20 tahun ke
belakang 1988-2009 akhirnya dapat disusun. Data ini tentunya masih
memerlukan koreksi seandainya masih ada yang kurang tepat.
Namun demikian sekilas
melihat hasil keputusan yang diambil nampaknya hampir semua data yang
digunakan sebagai dasar penetapan istbat selain istikmal adalah klaim
rukyat dan bukan hasil rukyat yang dapat dipertanggungjawabkan
secara astronomis. Artinya hampir semua laporan rukyat yang diterima (tulisan
RUKYAT berwarna merah) terjadi saat posisi hilal pada ketinggian di bawah
limit visibilitas mata telanjang.
selengkapnya...
BERITA
Hasil Rukyat
Tim RHI - Ramadhan 1430 H
Diposting oleh :
admin
Pada 21 Agustus 2009

Rukyatul hilal sore ini RHI Yogyakarta
bersama Tim rukyat dari BHR Propinsi DIY, perwakilan ormas antara lain
Muhammadiyah, NU, HTI, Persis dan beberapa utusan dari pondok pesantren.
Hadir juga RHI Solo dan RHI Kebumen yang turut melakukan rukyat dari POB
Bela-belu.
Kamis, 20
Agustus 2009
Pelaksanaan
rukyatul hilal pada hari ini didasarkan pada ketepatan pemerintah yang
menentukan akhir Sya'ban jatuh pada Kamis, 20 Agustus 2009 berdasarkan
Imkanurrukyat MABIMS. Dekatnya waktu ijtimak/konjungsi dengan waktu
terbenamnya Matahari membuat hilal kali ini mustahil dilihat dikarenakan
saat Matahari terbenam hilal sudah berada di bawah horizon.
selengkapnya...
|