| HOME | PROFILE | VISI DAN MISI | ANGGOTA | KEGIATAN | GALERI | PERALATAN | DOWNLOAD | DONASI | KEDAI | BUKU TAMU |

 

 

 

BERITA

Hasil Rukyat Tim RHI - Ramadhan 1430 H

Diposting oleh : admin

Pada 21 Agustus 2009

 

Kamis, 20 Agustus 2009

Pelaksanaan rukyatul hilal pada hari ini didasarkan pada ketepatan pemerintah yang menentukan akhir Sya'ban jatuh pada Kamis, 20 Agustus 2009 berdasarkan Imkanurrukyat MABIMS. Dekatnya waktu ijtimak/konjungsi dengan waktu terbenamnya Matahari membuat hilal kali ini mustahil dilihat dikarenakan saat Matahari terbenam hilal sudah berada di bawah horizon.

 

Pelaksanaan rukyat di POB Bela-belu Parangkusumo

Rukyatul hilal sore ini RHI Yogyakarta bersama Tim rukyat dari BHR Propinsi DIY, perwakilan ormas antara lain Muhammadiyah, NU, HTI, Persis dan beberapa utusan dari pondok pesantren. Hadir juga RHI Solo dan RHI Kebumen yang turut melakukan rukyat dari POB Bela-belu. Rukyat ini memang sebatas konfirmasi bahwa hilal benar-benar tidak bisa dirukyat bahkan tidak hanya dari tempat ini melainkan juga dari seluruh Indonesia tidak ada yang melaporkan dapat melihat hilal. Ini juga yang menjadi dasar pnetapan Sidang Itsbat penentuan awal Ramadhan 1430 H di Jakarta yang dipimpin oleh Menteri Agama sehingga menyimpulkan awal Ramadhan 1430 H jatuh pada Sabtu, 22 Agustus 2009 dengan dasar istikmal yaitu menggenapkan bulan Sya'ban menjadi 30 hari.

Laporan yang berhasil dihimpun masuk datang juga dari RHI Bogor, RHI Bandung, RHI Jakarta, RHI Gresik, RHI Semarang, RHI Medan, RHI Makassar yang menyatakan hilal tidak dapat dirukyat.

 

Jum'at, 21 Agustus 2009

RHI Yogyakarta : Bertempat di Bukir Brambang Pathuk Gunungkidul RHI Yogyakarta bersama Tim rukyat LF PWNU DIY dan beberapa ormas seperti Al Islam, HTI dan Muhamadiyah dan Persis dan elemen masyarakat lain melaksanakan rukyat hari Jum'at dengan dasar bahwa hari ini (Jumat) adalah tanggal 29 Sya'ban 2430 H dikarenakan saat rukyat awal Sya'ban lalu Hilal tidak berhasil dirukyat sehingga penetapan awal berbeda dengan pemerintah maupun Muhammadiyah.

Peserta rukyat dan masyarakat yang ikut berpartisipasi cukup banyak hampir mencapai seratusan orang. Menggunakan teleskop terpandu komputer (Teleskop Goto) yang secara otomatik dapat mengikuti gerakan bulan serta peralatan bantu lain seperti binokuler tim rukyat berhasil menyaksikan hilal awal Ramadhan kali ini.

Hilal mula-mula terlihat 2 menit pasca sunset menggunakan Teleskop Goto bermerek VIXEN lengkap dengan Sphinx mounting dengan hand controller yang yang dinamakan Starbook ini, kini terbukti akurasinya dalam menjejak posisi Hilal. Setelah 20 menit kemudian binokuler mulai  dapat juga menyaksikan bahkan Hilal juga bisa disaksikan dengan mata telanjang oleh beberapa perukyat.

RHI Surakarta : Laporan yang masuk dari RHI Surakarta yang melakukan rukyat dari POB Parangksumo ternyata gagal dikarenakan mendung menutup sebagian Langit Barat. Rukyat RHI Surakarta dilaksanakan bersama dengan Tim Rukyat dari PPI As-Salam Surakarta. dengan mengerahkan 3 buah mobil.

RHI Gresik menyatakan berhasil.

RHI Bogor gagal

RHI Kebumen berhasil

RHI Bandung gagal

 

Teleskop Vixen dengan Sphinx Mount dilengkapi Starbook hand controller

 

Diantara cahaya kota

 

Hilal Awal Ramadhan terlihat dengan jelas oleh semua perukyat.

 

Hilal Awal Ramadhan terlihat melalui teleskop.

 

Observer

 

 

 

 

00:00:00

KOMENTAR


 


SPONSOR

 

Official Site Astronomy Year 2009

The image “http://www.serambi.co.id/themes/3D-Fantasy/images/srmb_top_01.gif” cannot be displayed, because it contains errors.

The Realistic Planetarium Software

Dealer Teleskop Vixen Indonesia

PENGUNJUNG

WEB BROWSER

Copyright © 2009 Rukyatul Hilal Indonesia (RHI)   |  Semua tulisan dalam situs ini bebas disunting dengan menyebutkan sumber dan penulisnya. | Admin: Mutoha Arkanuddin