1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Mengenal Gerhana

Gerhana adalah fenomena astronomi yang terjadi apabila sebuah benda langit bergerak ke dalam bayangan sebuah benda langit yang lain. Istilah gerhana umumnya digunakan untuk gerhana Matahari ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, atau gerhana Bulan saat sebagian atau keseluruhan muka Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Berkat kemajuan dalam perhitungan ilmu falak, para ahli dapat melakukan hitung mundur secara akurat bahwa pada zaman Rasulullah SAW telah terjadi gerhana Matahari, tepatnya menurut ulama pada tanggal 27 Januari 632 M atau bertepatan dengan Senin, 29 Syawwal 10 H, Peristiwa gerhana ini bertepatan dengan meninggalnya putra beliau tercinta yaitu Ibrahim. Hal ini merupakan takdir Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena masyarakat jahiliyah dahulu berkeyakinan bahwa gerhana terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang bangsawan atau yang berkedudukan tinggi, maka Allah Ta'ala hendak membatalkan keyakinan ini dengan menjadikan gerhana di zaman Nabi SAW  bertepatan dengan meninggalnya putra beliau untuk menjelaskan bahwa gerhana adalah murni peristiwa alam yang ditakdirkan Allah Ta'ala dan tidak ada kaitannya dengan kejadian apapun di muka bumi. Di dalam agama Islam, umat Muslim yang mengetahui atau melihat terjadinya gerhana Bulan ataupun Matahari, maka disunahkan baginya melakukan shalat kusuf (shalat gerhana). Bagaimana cara mengetahui kapan terjadi grhana, jenis gerhana apa saja yang disyariatkan melakukan shalat gerhana dan ihwal serba-serbi gerhana dapat anda baca pada artikel dalam kategori ini.

Mengenal Gerhana dan Cara Menghitungnya

Peristiwa gerhana secara umum adalah peristiwa jatuhnya bayangan sebuah benda langit ke benda langit lain, akibat tertutupnya sebagian cahaya Matahari ke arah benda langit tersebut. Pada kasus gerhana matahari, bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi dan Bulan menutupi sebagian atau seluruh cahaya Matahari yang ke arah Bumi. (Sebagian atau seluruh di sini bergantung jenis gerhana mataharinya). Sedangkan pada peristiwa gerhana bulan, bayangan Bumi akan jatuh ke permukaan Bulan, dan sebagian atau seluruh cahaya Matahari ke arah Bulan akan dihalangi oleh Bumi. Akibatnya kita akan melihat cahaya Bulan menjadi lebih redup.

Read more...

GBS Gerhana Tahun Baru 2010

Malam perayaan Tahun Baru 1 Januari 2010 nanti berdasarkan perhitungan astronomis akan terjadi lagi peristiwa musiman yaitu Gerhana Bulan. Seperti sudah diketahui gerhana Bulan terjadi akibat posisi Matahari-Bumi-Bulan segaris, saat itu bayangan Bumi yang seharusnya sampai di permukaan Bulan akan terhalang sebagian atau seluruhnya sehingga permukaan Bulan terlihat gelap. Saat Bulan tertutup seluruhnya disebut Gerhana Bulan Total (GBT) dan saat Bulan hanya tertutup sebagian disebut Gerhana Bulan Sebagian (GBS).

Read more...

Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011

 Bersiaplah untuk gerhana yang terakhir di tahun ini, yaitu Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pada tanggal 10 Desember 2011. Beruntunglah kita yang ada di seluruh wilayah Indonesia karena dapat mengamati peristiwa spektakuler ini sejak awal hingga akhir. Masih ingat dengan Gerhana Bulan Total di bulan Juni lalu? Apabila gerhana tersebut dimulai pada pukul 01.23 WITA, gerhana nanti akan dimulai lebih awal yaitu pada pukul 19.33 WITA, sehingga lebih bersahabat dibandingkan jika terjadi pada dinihari. Apalagi terjadinya di malam Minggu, tentunya tidak akan terlalu mengganggu proses belajar para siswa. Perbedaan lainnya adalah gerhana nanti akan terjadi lebih singkat dibandingkan gerhana Juni lalu. Kali ini totalitas gerhana hanya akan berlangsung selama 50 menit saja, bandingkan dengan gerhana yang terjadi pada Juni lalu yang mencapai 100 menit.

Read more...

Hisab Gerhana Matahari Total 22 Juli 2009

Salah satu fenomena alam yang sangat menarik untuk diamati adalah peristiwa gerhana bulan (moon eclipse) dan gerhana matahari (solar eclipse). Terjadinya gerhana adalah sebagai bukti tanda-tanda kekuasaan Allah SWT yang meletakkan matahari dan bulan pada garis edarnya dan bergerak dengan perhitungan yang dapat dipelajari oleh manusia. Allah SWT berfirman, "Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang." (Ibrahim:33).

Allah SWT juga berfirman, "Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya." (Yasin:40)

Read more...

Gerhana Bulan Sebagian 26 Juni 2010

Insya Alloh, Gerhana Bulan Sebagian akan terjadi pada tanggal 26 Juni 2010. Fenomena alam ini bisa kita saksikan dari seluruh wilayah di Indonesia, khususnya bagian barat akan mengalami nasib mujur, karena proses masuknya Bulan ke dalam bayangan inti akan bisa kita amati manakala cuaca cerah tentunya. Selamat menyaksikan GBS selepas maghrib, jangan lupa Sholat Khusuf/Gerhana lho…

Read more...

00:00:00

HISAB-RUKYAT
Ilmu Falak
────────────
Awal Bulan
────────────
Arah Kiblat
────────────
Waktu Shalat
────────────
Gerhana
────────────
 
KATEGORI
Buku Falak
────────────
Tokoh Falak
────────────
Karya Falak
────────────
Berita Falak
────────────
Peralatan
────────────
Software
────────────
Artikel
────────────
 
 
 
 
 

FOLLOW ME

Bergabung dengan Droup Facebook RHI Follow Tweeter RHIGroup Diskusi RHI via Yahoo

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

We have 39 guests and no members online