|
| Home | Sekilas | Vibilitas | Hisab-Rukyat | Kalender | Gerhana | JadwalShalat | Kiblat | Artikel | Links | Galeri | Software | Tamu | |
|
|
|
|
|
Visibilitas Hilal Bulan Zulqaidah Tahun 1428 H
|||||||| Muharram | Shafar | Rabiul Awal | Rabiul Akhir | Jumadil Awal | Jumadil Akhir | Rajab| Syaban | Ramadhan | Syawal | Zulqaidah | Zulhijjah ||||||||
Isi halaman ini : Ijtimak / Konjungsi Awal Bulan Zulqaidah 1428 H Peta Ketinggian Hilal di Wilayah Indonesia Prediksi Awal Bulan Zulqaidah menurut Berbagai Kriteria Laporan Kegiatan Rukyat Hilal Indonesia Laporan Kegiatan Rukyat Hilal Internasional
Ijtimak / Konjungsi Awal Bulan Zulqaidah 1428 H Sabtu, 10 November 2007 Pukul 06:04 WIB / 07:04 WITA / 08:04 WIT Jumat, 9 November 2007 Pukul 23:04 GMT
Visibilitas (kenampakan) Hilal pada hari terjadinya Ijtimak selepas matahari terbenam di seluruh dunia khususnya kawasan Indonesia ditunjukkan pada gambar peta di bawah. Peta visibilitas mengacu pada Kriteria Odeh yang mengadopsi Limit Danjon sebesar 6° yaitu syarat ketinggian hilal agar terlihat dengan mata telanjang. Kriteria tersebut dikemas dalam sebuah software Accurate Times yang menjadi acuan pembuatan peta visibilitas ini.
Grafis dibuat dengan Coreldraw X3
|
|
Peta Ketinggian Hilal di Wilayah Indonesia Zulqaidah 1428 H
Tanggal Rukyatul Hilal : Sabtu, 10 November 2007 @ sunset ( Resmi Pemerintah )
Peta Ketinggian Hilal di Yogyakarta pada hari pelaksanaan rukyat.
GARIS KETINGGIAN HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM DI INDONESIA |

|
Garis ketinggian hilal di wilayah Indonesia pada hari Ijtimak menunjukkan variasi ketinggian hilal berkisar antara 1° sampai 3° diatas ufuk saat matahari terbenam di masing-masing lokasi. Mengacu pada limit visibilitas Danjon, rukyat di Indonesia akan mengalami kendala kurangnya syarat ketinggian hilal untuk dapat dirukyat sehingga mustahil dapat menyaksikan pada hari itu. |
|
|
|
Prediksi Awal Bulan Menurut Berbagai Kriteria Zulqaidah 1428 H
|
| 1. Menurut Kriteria Rukyat Hilal ( Limit Danjon )
Senin, 12 November 2007 ( Penentuan ini masih menunggu laporan dari Pos-pos Rukyatul Hilal Indonesia )
|
|
2. Menurut Kriteria Imkanur Rukyat
Hilal dianggap terlihat dan keesokannya ditetapkan sebagai awal bulan Hijriyah berikutnya apabila memenuhi salah satu syarat-syarat berikut: (1)· Ketika matahari terbenam, ketinggian bulan di atas horison tidak kurang dari 2° dan (2). Jarak lengkung bulan-matahari (sudut elongasi) tidak kurang dari 3°. Atau (3)· Ketika bulan terbenam, umur bulan tidak kurang dari 8 jam selepas ijtimak berlaku.
Menurut Peta Ketinggian Hilal terlihat bahwa seluruh wilayah Indonesia posisi hilal berada pada ketinggian antara 1° sampai dengan 3° di atas ufuk saat matahari terbenam di masing-masing lokasi pada hari terjadinya ijtimak sehingga syarat imkanurrukyat sudah terpenuhi walaupun beberapa lokasi masih di bawah kriteria. Berdasarkan hal tersebut dan seluruh wilayah negara RI adalah satu kesatuan wilayah hukum maka bulan tanggal 1 Zulqaidah 1428 H jatuh pada :
Minggu, 11 November 2007
|
|
3. Menurut Kriteria Wujudul Hilal
Minggu, 11 November 2007
4. Menurut Kriteria Kalender Hijriyah Global
Zona Timur : Senin, 12 November 2007
Zona Barat : Minggu, 11 November 2007
5. Menurut Kriteria Rukyat Hilal Saudi
Kasus Idul Adha 1425 H yang lalu merupakan salah satu contoh. Bahkan baru-baru ini Saudi juga mengklaim dapat menyaksikan hilal Sya'ban pada 14 September 2007 saat hilal baru berumur sekitar 4 jam selepas ijtimak. Namun demikian keputusan Saudi taat diikuti oleh rakyatnya bahkan banyak diikuti juga oleh negara-negara lain termasuk sebagian masyarakat Indonesia. Kalender resmi Saudi yang dinamakan "Ummul Quro" telah berkali-kali mengganti kriterianya. Ironisnya banyak istbat penentuan awal bulan justru tidak menggunakan kriteria kalender ini. Sulitnya merumuskan kriteria berdasarkan "klaim rukyat" ini karena kriteria rukyatul hilal yang dipakai Saudi hanya mendasarkan pada laporan rukyat dari seseorang tanpa terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap laporan tersebut. Hanya dengan mengucapkan syahadah maka laporan tersebut sah adanya begitu tuntunan syariatnya. Berdasarkan laporan-laporan klaim rukyat tersebut semakin nampak jelas bahwa kriteria awal bulan yang digunakan oleh Saudi lebih mengarah kepada kriteria "Ijtimak Qablal Ghurub" yaitu ".. jika ijtimak terjadi sebelum waktu maghrib maka esoknya adalah bulan baru tanpa mengindahkan faktor-faktor yang lain misalnya ketinggian hilal saat terbenamnya matahari ..". Dengan menggunakan acuan ini maka penetapan tanggal 1 Zulqaidah 1428 H di Saudi akan jatuh pada :
Minggu, 11 November 2007
( Menurut Kriteria Ijtimak Qablal Ghurub ) Di Makkah, Saudi pada Sabtu, 10 November 2007 ghurub terjadi pada pukul 17:40 Waktu Mekah dan Ijtimak terjadi pada pukul 02:04 Waktu Mekah. Tinggi hilal 1° 5,7' di atas ufuk saat matahari terbenam.
atau
Sabtu, 10 November 2007
( Ada Klaim Rukyat ) Pemerintah Kerajaan Arab Saudi (KSA) akan melaksanakan rukyat secara resmi pada Jumat, 9 November 2007 dikarenakan penetapan 1 Syawal 1428 H jatuh pada Jumat, 11 Oktober 2007. Sudah bukan hal yang baru lagi bahwa sering istbat rukyat KSA hanya berdasarkan kesaksian dari qadi/saksi tanpa dikonfirmasi dengan sains. Oleh sebab itu bisa saja ada laporan terlihatnya hilal saat secara resmi KSA menyelenggarakan rukyat.
atau
Minggu, 11 November 2007
( Menurut Kalender Ummul Qura ) Kalender Ummul Qura adalah kalender yang secara resmi digunakan oleh Pemerintah KSA. Kalender ini digunakan sebagai penetapan waktu bagi kegiatan non ibadah seperti kegiatan pendidikan, ekonomi bisnis, transportasi dll. Sudah berkali-kali KSA mengganti kriteria bagi penentuan kalender ini hingga yang terakhir dipergunakan adalah kriteria moonset after sunset (bulan di atas ufuk saat matahari terbenam di Makkah dan telah terjadi ijtimak/konjungsi).
|
|
Laporan Kegiatan Rukyat Hilal Indonesia Zulqaidah 1428 H
Tanggal Rukyatul Hilal : Sabtu, 10 November 2007 @ sunset ( Resmi Pemerintah )
DOWNLOAD LAPORAN RUKYATUL HILAL
|
|
Sabtu, 10 November 2007 @ sunset .. Minggu, 11 November @ sunset ..
Laporan Kegiatan Rukyat Hilal Internasional Zulqaidah 1428 H
|
|
Original Site : http://icoproject.org by Mohd. Odeh - Jordania
|
|
Original Site : http://moonsighting.com by Dr. Monzur Ahmed |
|