Pengamatan hilal tidak lepas dari beberapa alat bantu, salah satu alat bantu sederhana dan dikembangkan lama oleh ahli falak yaitu gawang lokasi. Gawang lokasi merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mendeteksi pergerakan hilal ketika pelaksanaan rukyat. Konsep dari gawang lokasi yaitu menggunakan konsep dua sumbu yaitu sumbu horizontal untuk mengukur azimuth dan sumbu vertical untuk mengukur ketinggian.
Gawang lokasi pertama kali dibuat dan dikembangkan oleh ahli Falak Sumatera Barat yaitu K.H.Sa’doedin Djambek (1911-1977), kemudian dikembangkan bersama K.H.T. Tangsoban seorang ahli Falak dari Sukabumi sehingga alat ini pupuler dengan sebutan “BEKTANG” (Djambek-Tangsoban). Alat ini terdiri dari dua bagian yaitu tiang pembidik dan gawang lokasi. Tiang pembidik adalah sebuah tiang tegak terbuat dari besi yang tingginya sekitar satu sampai satu setengah meter dan pada puncaknya diberi lobang kecil untuk membidik hilal. Gawang lokasi adalah dua buah tiang tegak, terbuat dari besi berongga semacam pipa. Pada ketinggian yang sama dengan tinggi tiang teropong, kedua tiang tersebut dihubungkan oleh mistar datar, sepanjang kira-kira 20 sampai 30 sentimeter, sehingga kalau kita melihat melalui lobang kecil yang terdapat pada ujung tiang pengincar menyinggung garis atas mistar tersebut, pandangan kita akan menembus persis permukaan air laut yang merupakan ufuk mar’i (visible horizon). Di atas tiang tersebut terdapat pula dua buah tiang besi yang atasnya sudah dihubungkan oleh mistar mendatar, kedua tiang ini dimasukkan kedalam rongga dua tiang pertama, sehingga tinggi rendahnya terhadap horizon dapat di atur menurut tinggi hilal pada saat observasi. Jarak yang baik antara tiang pengincar dan gawang lokasi bisa disesuaikan antara 3 – 5 meter. Dari alat Gawang Lokasi “Bektang” tersebut kini telah banyak di produksi beberapa model oleh individu maupun lembaga dengan berbagai nama yang berbeda. Ada yang menyebutnya hilal locator, henset dan ada juga yang menyebutnya hilal tracker.
Gawang Lokasi Modern karya Mutoha Arkanuddin
Mutoha Arkanuddin salah seorang ahli falak yang dikenal juga sebagai “instrument maker” karena karya-karya alat falaknya, yang juga merupakan pendiri Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) juga menciptakan gawang lokasi namun dengan versi modern yang diberi nama Hilal Tracker dan Hilal Locator. Hilal Tracker dan Hilal Locator memiliki prinsip kerja yang sama seperti halnya gawang lokasi pada umumnya. Namun pada kedua alat buatan Mutoha tersebut dilengkapi dengan radas atau angka-angka derajat sehingga menjejakan hilal lebih mudah. Hilal Tracker memiliki bentuk lebih kecil bisa dipegang tangan “handheld” atau menggunakan tripod dengan rentangan alat 50-55 cm di depan mata pengamat. Pada versi tripod hilal tracker dilengkapi dengan kompas pembidik dan waterpass. Sedangkan Hilal Locator memiliki bentuk yang lebih besar dan diletakkan 3 meter di depan pengamat serta dilengkapi juga dengan teropong dan kompas serta pembidik Matahari yang dilengkapi filter Matrahari. Alat yang diproduksi oleh Lembaga RHI ini tahan karat dan juga ringan dibawa, dikarenakan terbuat dari bahan non-logam.
Baik Hilal Locator maupun Hilal Tracker sudah dilengkapi dengan aplikasi yang memberikan informasi tentang posisi hilal setiap awal dari semua lokasi di seluruh dunia. kecuali dipakai sebangkai kelengkapan di lembaga, Mutoha juga menjual produk keduanya baik secara langsung di kantor mapun di platform online maupun media sosial. Mutoha berharap para pengguna dapat memodifikasi alat tersebut sehingga lebih sempurna untuk digunakan sebagai alat bantu rukyatul hilal. Hilal Locator dan Hilal Tracker karya Mutoha Arkanuddin ini banyak tersebar di laboratorium-laboratoium Falak kampus da pondok pesantren di Indonesia.
Fungsi dari gawang lokasi Hilal Locator dan Hilal Tracker adalah:
- Melokalisir arah terbenam Matahari dengan catatan penempatan gawang lokasi sudah tegak lurus serta arahnya tepat sesuai arah mata angin yang sejati.
- Melokalisir arah terlihatnya hilal dengan sistem proyeksi pada alat.
- Memfokuskan arah pandangan pengamat baik menggunakan mata telanjang maupun bantuan teropong.
Aplikasi Hilal Tracker
https://rukyatulhilal.org/hilaltracker


Hilal Tracker





Hilal Locator
https://rukyatulhilal.org/hilalocator





