|
| Home | Sekilas | Vibilitas | Hisab-Rukyat | Kalender | Gerhana | JadwalShalat | Kiblat | Artikel | Links | Galeri | Software | Tamu | |
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Hisab ( Perhitungan Astronomis ) ░ Hisab ░ Rukyat ░ Peralatan ░
PENGERTIAN HISAB
HISAB
berasal dari
bahasa
Arab
"hasaba"
artinya menghitung, mengira dan membilang. Jadi hisab adalah kiraan,
hitungan dan bilangan.
Kata
ini
banyak disebut dalam
al-Quran
diantaranya
mengandung makna perhitungan perbuatan manusia. Dalam disiplin ilmu falak
(astronomi),
kata hisab mengandung arti sebagai
ilmu
hitung posisi benda-benda
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B U L A N
|
NO.
|
SISTEM HISAB
|
KONJUNGSI / IJTTIMAK |
TINGGI
|
||
|
H A R I |
TGL. |
J A M |
HILAL
|
|||
|
Ramadhan
|
1 |
Sullam al Nayyirain |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
17:28 |
0º 16' |
|
1427 H.
|
2 |
Fath al Rauf al Manan |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
17:54 |
0º 03' |
|
|
3 |
Al Qawa'id al Falakiyah |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:11 |
- 0º 44' |
|
|
4 |
Hisab Hakiki |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:46 |
-1º 20' |
|
|
5 |
Badi'ah al Mitsal |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:38:46 |
-1º 14' 17" |
|
|
6 |
Al Khulashah al Wafiyah |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:43 |
-1º 39 |
|
|
7 |
Al Manahij al Hamidiyah |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:43 |
-1º 18 |
|
|
8 |
Nurul Anwar |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:38 |
-1º 35 |
|
|
9 |
Menara Kudus |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:45:47 |
-1º 37' 55" |
|
|
10 |
New Comb |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:39:46 |
-1º 22' 04" |
|
|
11 |
Jeen Meeus |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:41:17 |
-0º 23' 18" |
|
|
12 |
E.W. Brouwn |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:44:59 |
-1º 47' 47" |
|
|
13 |
Almanak Nautika |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:47 |
-1º 32' 22" |
|
|
14 |
Ephemeris Hisab Rukyat |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:45:30 |
-1º 22' 55" |
|
|
15 |
Al Falakiyah |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:46:08 |
-1º 20' 41" |
|
|
16 |
Mawaqit |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:45:19 |
-1º 13' 48" |
|
|
17 |
Ascript |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:46 |
-2º 09' |
|
|
18 |
Astro Info |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:46 |
-1º 26' |
|
|
19 |
Starry Night Pro 5 |
Jum'at |
22 Sep 2006 |
18:46 |
-1º 22' |
*) Keputusan Temu Kerja Evaluasi Hisab Rukyat Tahun 2006, Tgl. 1 s.d 3 Juni 2006 di Hotel Ria Diani Cibogo Bogor
<< Klik! HISAB POSISI HILAL TAHUN 2007 >>
Namun sangat disayangkan bahwa adanya modernisasi tersebut kini orang-orang menjadi malas untuk belajar hitungan astronomis manual seperti yang terdapat dalam kitab-kitab falak karangan ilmuwan-ilmuwan Islam masa lalu, sebab dengan sekali tekan tabel almanak bulan akan muncul secara lengkap. Padahal semua hasil tersebut merupakan aplikasi dari rumus-rumus yang telah lama dibuat oleh para ilmuwan Islam masa itu.
█ Hisab Manual menggunakan Kalkulator
Di bawah ini saya mengajak anda yang senang bermain matematika mencoba menghisab posisi bulan dan waktu saat terjadinya ijtimak, serta saat terjadinya gerhana bulan dan matahari cukup menggunakan kalkulator. Untuk melakukan hitungan ini disarankan menggunakan kalkulator scientific yang dilengkapi fasilitas penyimpanan memori yang banyak sehingga tidak perlu menulis ulang angka-angka yang panjang. Kalkulator yang cukup bagus misalnya CASIO FX3600P - CASIO FX4500P - KARCE S4600P - CASIO FX570W dsb :
█ Hisab Hakiki / Tahkiki / Kontemporer / Modern
Hisab ini merupakan terobosan dalam dunia falak yang memanfaatkan software berupa program-program aplikasi komputer yang secara umum digunakan dalam dunia astronomi. program-program tersebut disusun menggunakan acuan rumus-rumus algoritma yang rumit dan masuk dalam kategori high accuracy algorithm seperti tersebut di atas. Beberapa program didisain khusus untuk keperluan hisab dan rukyat namun lebih banyak adalah program aplikasi astronomi umum yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui posisi bulan dan matahari. Beberapa software ini merupakan produk dalam negeri hasil karya anak bangsa selebihnya merupakan hasil karya bangsa lain atau perusahaan pembuat software. Beberapa software aplikasi falak yang dimiliki oleh RHI baik yang dijalankan menggunakan operating system DOS maupun Windows diantaranya :
1. Accurate Times Version 5.1 © Mohd. Odeh (3,5 Mb)
2. Mooncalc Version 6.0 (DOS) © Dr. Monzur Ahmed (1,2 Mb)
3. Starrynight Pro Plus Version 6 © Imaginova (11 Gb)
4. Winhisab Version 2.0 © BHR Indonesia (3,5 Mb)
5. QiblaCalc Version 1.0 © Dr. Monzur Ahmed (2,7 Mb)
6. Adastra Freestar © Coeli Software (3,2 Mb)
7. Astronomy Lab 2 versuion 2.0.2 © Eric Bergman-Terrel (800 kb)
8. Astronomic Clock 9.0 © City Wagenigen (320 kb)
9. Athan Version 1.5 © IslamicFinder.org (5,4 Mb)
10. Distance Sun Version 4.0 © Mike Smithwick (4,3 Mb)
11. Salat Time Version 3.0 © Ali Alhadad (1,7 Mb)
12. Mawaqit Version 3.0.0 © mawaqit.com (2,7 mb)
13. Prayer Time Windows 6.6.5 © Al Muhaddith (8,7 Mb)
14. Hallo Northern Sky V 2.2. © Han Kleijen (5,2 Mb)
15. Home Planet for Windows © John Walker (2,4 Mb)
16. Lunar Calendar & Eclipse Finder 5.67 © Hermetic System (280 kb)
17. Lunar Atlas Version 2.0.0 © Don W. Carona (4,2 Mb)
18. Lunar&SolarEclipse 2.0E (DOS) © Christian Nuesch (1,2 Mb)
19. LunarPhase 2.61© Gary Nugent (9,7 Mb)
20. MyStars! Version 2.7 ©
http://relativedata.com (4,2 Mb)
21. NUIT © Rene Maider Geneve (1,3 Mb)
22. Planetarium Gold 2.1 © JC Research (3,2 Mb)
23. StarCalc 5.7.1 © Alexander E Zavalishin (3,4 Mb)
24. Prayer Times 4.0 Al-Athan © Adel A. Al-Rumain Saudi (7,2 Mb)
25. Sky View Cave 3.0.4 © Kerry Shetline (2,3 Mb)
26. StarCat Ver 0.96 © Jim Campbell (1,2 Mb)
27. StarFinder Version 0.2 ©
www.geocities.com/FreeStarFinder
(3,5 Mb)
28. Stellarium Version 0.8.4 © Coeli Software (8,9 Mb)
29. Virtual Moon Atlas Version 1.5 © Christian Legrand & Patrick Chevalley
(7,2 Mb)
30. WinStars Version 1.0.3 © Frank Richard
http://winstars.free.nr (2,7 Mb)
31. SkyMap Pro Version 9 © C Marriott
http://skymap.com (7,2 Mb)
32. Astronomica 1.5 © Piotr Czerski (720 kb)
33. The Sky 6 Software Bisque (3,2 Gb)
34.
Redshift 5 by Marris Technologies (700 Mb)
32. Astronomical Script Collection (BASIC, Pascal, Java, VB, etc)
Untuk mengetahui lebih banyak mengenai Software tersebut, silahkan melihat di halaman Software dan anda dapat download beberapa program untuk mencoba melakukan hisab terhadap hilal bulan yang akan datang menggunakan program komputer tersebut.
█ Simulator Rukyatul Hilal
Program simulator ini mampu menampilan posisi hilal secara virtual reality ( pemandangan horison dan langit seperti kondisi aslinya ) dari semua lokasi di seluruh permukaan bumi dan semua ketinggian tempat, dapat menjejak peristiwa astronomis dari tahun 99999 Sebelum Masehi (SM) sampai Tahun 99999 Masehi (200.000 tahun) dengan tingkat ketelitian yang tinggi dan kesalahan perhitungan hanya dalam selisih detik. beberapa software simulator yang cukup terkenal dan dapat diinstalasi menggunakan laptop/notebook sehingga mudah dibawa ke tempat/lokasi pengamatan hilal untuk membantu identifikasi hilal. Tim RHI memiliki beberapa koleksi software tersebut atas budi baik dari para dermawan dan simpatisan RHI. Tiga jenis software andalan untuk simulator Rukyatul Hilal tersebut adalah :
1. Sky6 Simulator Planetarium ( 3,2 Gb )
2. Starrynight Pro Plus 6 Planetarium ( 11 Gb )
3. Redshift 5 Sky Simulator ( 700 Mb )
Software tersebut juga dapat diinstalasi ke dalam Main Unit Planetarium sehingga bisa ditampilkan dan dipertunjukkan lewat Planetarium seperti di Planetarium Jakarta sehingga dapat disaksikan banyak orang. Simulator ini bagus untuk acara-acara Pelatihan Rukyatul Hilal maupun Pengetahuan Astronomi/Falak. (lengkap)

@ Tampilan salah satu Program Simulator Planetarium saat pelaksanaan rukyatul hilal di Parangkusumo
![]()
Rukyatul Hilal (Melihat Hilal)
░ Hisab ░ Rukyat ░ Peralatan ░
PENGERTIAN RUKYATUL HILAL
RUKYAT berasal dari bahasa Arab " ra'a - yara - rukyat " yang artinya " melihat ". HILAL juga berasal dari bahasa Arab "al-hilal - ahillah" yaitu bulan sabit (crescent) yang pertama terlihat setelah terjadinya " ijtimak ". Ijtimak adalah bulan baru (new moon) disebut juga bulan mati. Ijtimak terjadi saat posisi bulan dan matahari berada pada jarak paling dekat. Secara astronomis, saat ijtimak terjadi maka bujur ekliptik bulan sama dengan bujur ekliptik matahari dengan arah penglihatan dari pusat bumi (geosentris). Pada waktu tertentu peristiwa ijtimak juga ditandai dengan terjadinya gerhana matahari yaitu saat lintang ekliptik bulan berimpit atau mendekati lintang ekliptik matahari. Periode dari peristiwa ijtimak ke ijtimak berikutnya disebut "bulan sinodis" yang lamanya 29 hari 12 jam, 44 menit 2,8 detik.

Hilal yang terlihat di langit Barat beberapa saat setelah matahari terbenam merupakan tanda awal bulan komariyah
Maka yang disebut Rukyatul Hilal adalah kegiatan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk melakukan pengamatan secara visual baik menggunakan mata langsung maupun dengan bantuan alat terhadap kemunculan hilal. Penggunaaan alat bantu visual seperti teleskop, binokuler, kamera Dalam Islam, terlihatnya hilal di sebuah negeri dijadikan pertanda pergantian bulan kalender Hijriyah di negeri tersebut. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:
" Mereka bertanya kepada engkau tentang hilal (bulan sabit). Katakanlah hilal itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (ibadat) haji" ( QS. Al Baqarah: 189 )
Hilal juga dijadikan pertanda mulainya ibadah puasa Ramadhan yang sudah dipakai sejak jaman nabi waktu itu, sebagaimana hadits yang menyatakan :
"Berpuasalah engkau karena melihat hilal dan berbukalah engkau karena melihat hilal. Bila hilal tetutup atasmu, maka sempurnakanlah bilangan Syaban tiga puluh hari" - (HR. Bukhari dan Muslim)
Jika merujuk pada Hadis Nabi tentang puasa, hilal dapat diterjemahkan sebagai sabit bulan yang pertama kali terlihat dengan mata setelah ijtimak terjadi. Secara astronomi, ijtimak atau konjungsi terjadi jika Matahari dan Bulan berada pada bujur ekliptika yang sama.

Komunitas RHI saat melakukan kegiatan rukyatul hilal bulan Muharram di Parangkusumo
<< Klik! TEKNIK RUKYATUL HILAL >>
![]()
░ Hisab ░ Rukyat ░ Peralatan ░
Hisab dan Rukyatul hilal tidak bisa dipisahkan dari Ilmu Falak/Astronomi oleh sebab itu kebanyakan peralatan hisab dan rukyat juga merupakan peralatan Ilmu falak/Astronomi. Idealnya rukyatul hilal atau melihat hilal dilakukan dengan mata telanjang (naked eye) sesuai dengan pernah dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat-sahabatnya. Asal kita tahu teknik dan ilmunya maka rukyat dengan mata telanjang menjadi jauh lebih efektif dibandingkan menggunakan peralatan bantu optik. Sebab yang paling penting adalah kualitas sumber daya manusianya bukan pada alatnya.
Kontroversi boleh tidaknya menggunakan alat bantu dalam melakukan rukyatul hilal memang masih terdengar, namun menurut beberapa ulama sah-sah saja menggunakan alat bantu asal tidak menyimpang dari hakikat rukyatul hilal yaitu menyaksikan langsung lahirnya hilal (bulan sabit muda). Penggunaan peralatan optik maupun peralatan pencari lokasi sebatas digunakan untuk membantu mempermudah pelaksanaan rukyatul hilal tidak menyalahi ketentuan yang ada termasuk barangkali penggunaan teknologi penginderaan jarah jauh menggunakan infra merah, radar maupun satelit palacak. Beberapa peralatan/instrument yang mungkin dapat dimanfaatkan untuk membantu pelaksanaan rukyat yang nantinya juga termasuk item yang akan dilaporkan dalam lembar laporan pelaksanaan rukyat [ klik disini ] diantaranya :
█ Alat Hitung / Hisab
Alat hitung sangat berguna dalam membantu melakukan hisab sebagai bahan persiapan rukyatul hilal. Beberapa data yang harus dipersiapkan sebelum melakukan rukyat misalnya : waktu ijtimak, saat matahari terbenam, ketinggian dan posisi hilal, saat terbenamnya hilal dsb. Data tersebut nantinya akan digunakan untuk orientasi letak /posisi hilal di tempat rukyat. Ketelitian terhadap hasil perhitungan sangat dipengaruhi juga oleh alat hitung yang digunakan. beberapa jenis alat hitung itu misalnya:
Rubuk Mujayyab
Siapa akan mengira bahwa rubuk mujayyab, benda seperempat lingkaran yang memiliki garis-garis dan terdapat benang serta bandul ini merupakan alat bantu hitung falak. Dengan rubuk perhitungan rumus-rumus trigonometri menjadi mudah. Sinus, cosinus, tangen dan cotangen dapat dilesesaikan secara cepat menggunakan rubuk ini. Sebagai alat peninggalan peradaban falak Islam masa lalu, rubuk ternyata mampu menyelesaikan hitungan-hitungan trigonometri yang cukup teliti untuk masa itu. [ artikel ]
Kalkulator
Kalkulator merupakan alat bantu hitung yang paling praktis untuk menyelesaikan rumus-rumus hisab. Kalkulator yang memiliki fasilitas penyimpanan memori banyak untuk menyimpan hasil perhitungan sangat diutamakan. Akan lebih praktis lagi seandainya kalkulator juga dilengkapi dengan fasilitas pembuatan program untuk rumus-rumus yang ada. Beberapa kalkulator yang standard untuk melakukan hisab antara lain; KARCHE 4600SX, CASIO FX3600SP, CASIO fx4500P dsb.
Komputer
Selain kalkulator komputer merupakan alat bantu hitung canggih yang juga harus dimanfaatkan. Menggunakan program intrepreter BASIC, PASCAL, Delphi dsb memungkinkan kita menyusun program/software terhadap aplikasi falak bahkan kecuali dapat menghitung secara akurat, komputer dapat menampilkannya dalam bentuk gambar simulasi serta dapat dicetak dalam bentuk daftar melalui printer. Perkembangan teknologi membuat perhitungan falak yang semula sulit menjadi mudah. Maka berkembangkan program atau software-software khusu untuk keperluan falak. Lebih jauh mengenai software aplikasi falak ini dibahas di sesi software falak.
█ Alat Ukur Panjang
Alat ukur panjang (meteran) sangat diperlukan saat melakukan kegiatan rukyatul hilal terutama saat pemasangan gawang rukyat. Pembuatan garis-garis orientasi arah hilal dibuat dengan membuat garis lintas arah mata angin menggunakan arah matahari terbenam. Meteran juga diperlukan saat pengukuran arah kiblat terutama untuk membuat shaff atau meluruskan pondasi bangunan masjid yang akan dibangun. Meteran yang baik digunakan adalah meteran roll dengan panjang 50 meter dan terbuat dari bahan kain dan bukan logam.
█ Alat Ukur Waktu
Untuk mengukur waktu saat rukyatul hilal sebaiknya digunakan jam portabel digital dengan tampilan layar yang cukup besar. Sekarang model jam ini banyak dijual di pasaran dengan harga yang sangat murah. Lebih diutamakan jam yang memiliki lampu sehingga terlihat terang saat matahari sudah tenggelam. Beberapa jenis ponsel kini dilengkapi dengan jam yang dapat diseting tampilannya. Yang paling penting adalah mengkalibrasi/singkronisasi jam sesuai waktu internet atau jam RRI atau TVRI atau menghubungi 105. Dengan cukup mencocokkan jam dan menitnya saja agar sesuai dengan hasil hisab.
█ Alat Penjejak Lokasi Geografis dan Aspek Cuaca
Menentukan posisi geografis setiap lokasi pengamatan hilal adalah sangat penting karena perbedaan lokasi pengamatan / matla akan sangat berpengaruh terhadap hasil hisab hilal di sutu tempat. Adapun posisi geografis sutau daerah ditentukan besaran berupa Longitude/Bujur, Latitude/Lintang dan Altitude/Tinggi. Selain besaran tersebut juga biasanya diukur di tempat berupa kelembaban udara, tekanan udara, suhu udara, kondisi awan, arah angin dan aspek-aspek lain yang berhubungan dengan cuaca. Tips berikut merupakan cara menyiapkan data geografis dan aspek cuaca lokasi rukyatul hilal.
Penentuan Posisi Geografis lokasi rukyat dapat dilakukan dengan beberapa cara :
- Meminta data ke Bagian Pemetaan Wilayah Pemerintah Daerah setempat.
- Menggunakan peta wilayah propinsi/kabupaten yang dilengkapi penggaris bujur-lintang.
- Menggunakan Program Komputer Atlas seperti Atlas Encarta, Atlas Britanica dan World Map.
- Mencari data lewat internet misalnya http://map.google.com - http://www.earthtools.org atau yang lain.
- Mengunakan perangkan/alat yang disebut GPS (Global Positioning System) yang dapat menampilkan data
geografis sebuah titik lokasi di permukaan bumi via satelit secara akurat. Alat yang sekilas mirip ponsel ini dapat
melakukan kontak dengan lebih dari 10 satelit di angkasa untuk mendapatkan data mengenai bujur dan lintang
geografis lokasi, ketinggian dari muka laut, tekanan udara serta arah kompas yang benar.
Pengukuran Ketinggian dari permukaan laut dan tekanan udara lokasi rukyat.
- Menggunakan Altimeter yaitu alat pengukur ketinggian tempat dari permukaan laut (ada yang digital/analog).
- Menggunakan Barometer yaitu alat pengukur tekanan udara.
- Beberapa merek GPS juga dirancang dapat mengukur ketinggian dan tekanan udara.
- Perkiraan langsung jika lokasi di daerah pantai misalnya 2 m di bibir pantai atau 10 m jika lewat menara.
Pengukuran Suhu Udara dan Kelembaban Udara dapat dilakukan dengan menggunakan termometer kelembaban udara.